Rabu, 27 Februari 2013

i ♥ u

Bicara tentang cinta takkan pernah ada habisnya. 
Apalagi ketika yang membicarakan cinta sedang jatuh cinta. 
Yah... Hahaha... Seperti aku saat ini 

Bisa kamu tebak apa yang sedang aku lakukan saat ini? 
Berbaring dan mencoba mencium aroma tubuhmu di baju kaos yang secara paksa ku minta sore itu. 
Aroma tubuhmu menenangkanku disaat aku sedang merindu... 
Merindukanmu.... Apa kamu juga merasakan hal yang sama terhadapku sayang? 

Cuma kamu lelaki yang benar-benar rela dan ikhlas menerima segala tingkah laku ku itu. 
Kenapa saya mengatakan seperti itu? Iya. Buktinya,segala tingkah konyolku. Memberikanmu sebuah upil kecil yang masih basahpun kamu tidak marah ataupun mengelak. Kamu hanya tertawa kecil dan berkata "ih..." Lalu kamu membalasku. :))) 
Kamu juga tidak kesal,apabila aku memberikanmu segenggam gas beracun tepat di hidungmu itu. :)) kamu hanya mencoba menutup hidung lalu menatapku dengan wajah tak berdaya... 

Iya. Kamu menerima semua tingkah laku ku. Sifatku... Kamu hanya memberikanku beberapa protes namun apabila aku tidak setuju,kamu mengiyakan segala ucapanku. 
Bagaimana bisa aku menolak cintamu,sedangkan kamu sebaik itu sayang? 

Sikapku yang kasar,tidak sedikitpun menyurutkan rasa sayangmu terhadapku. 
Memarahimu...membentakmu, menggigitmu ketika aku gemas terhadapmu,mencubitmu... Kenapa kamu tidak bosan dan kesal dengan semua perlakuanku itu? 
Dan pada kenyataannya, aku hanya perempuan biasa. Cantikpun tidak. Pintar?aku ragu akan hal itu. 
Lalu?apa yang bisa kamu banggakan dari aku? 
I just know, that you are the person who can accept me with all of sh*t own things. 

Sayang. Kamu percayakan semuanya kepadaku. 
Dan aku akan berusaha,menjadi perempuan yang baik seperti kamu yang telah menjadi laki-laki baik untukku. 
Tuhan menjawab doaku dengan kehadiranmu. 
Semesta ajaib. 

27february2013. 
Aku menyayangimu.

ungkapan terima kasihku untukmu yang ku cinta

Hai sayang? Bagaimana keadaanmu? Letihkah kamu? 
Hampir sebulan kita bersama, dan selama itu kita tertawa,menangis,marah berdua. 

Sebuah pengorbanan yang besar memang, meninggalkan kuliahmu sementara, demi mengunjungiku di daerah yang jauh dari tempatmu mengenyam ilmu. 
Entah berapa ribu ratusan kilometer kita dipisahkan oleh jarak. Tapi tak kalah pula kita bersaing dengan jarak. 

Sayang, terima kasih atas waktu yang kamu berikan... Waktu yang sangat berharga.. 
Sayang, terima kasih atas perhatianmu itu... Perhatian kecil namun tak bisa ku pungkiri... 

Masih ingatkah kamu pertama kamu menginjakkan kaki mu ke rumahku? Dengan kepala menunduk dan malu-malu kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan mencecar dari mama ku... 
Dan pada akhirnya mama ku memberikan sinyal lampu hijau untukmu... :) 
Kamu dengan sabarnya menemani adik kecilku bermain, mengikuti semua maunya. 
Kamu bisa mengambil hati mereka :) lucky you dear! 

Setiap hari kamu kerumah, menemaniku kemana saja. Mengantar-jemput ku kemanapun aku mau pergi. 
Sesuatu yang selalu ku impi-impikan... 
Tak kenal lelah kamu mengantar-jemputku, entah selama apapun... Kamu cuma membalas letihmu dengan memberikanku sebuah cuekan kecil... :))) 

Sayang, terima kasih atas surprise nya :) terima kasih sudah bersekongkol dengan sahabat-sahabat ku. Terima kasih atas boneka Hello kitty yang besar itu. Terima kasih atas usaha mu untuk semua itu.. 

Sayang, tak bisa kah kita mengulangi hari terakhir dimana kita hanya mengelilingi kota dengan bertukar cerita? 
Saling memperdebatkan argumen masing-masing. Ah serasa ingin melakukannya lagi. 
Sayang, sewaktu kamu dijemput mobil travel yang akan membawa mu ke bandara... Ingin ku peluk erat kamu, namun aku tak sekuat itu... 
Sedih, dan tak terasa air mata pun menetes menangisi kepulanganmu itu... 
:( i'll be missing you... 
Bahkan sampai aku mengetikkan sebuah catatan ini... Air mata ini masih membasahi pipi... Perasaan yang menyesakkan dada... 
Jaga hati kamu disana ya sayang. 
Jangan beri peluang kecil untuk orang lain menggantikan posisi ku di hati mu. 
Jaga kesehatan mu, 
Selesaikan kuliahmu... 

Sekali lagi,terima kasih untuk February manis yang kau berikan kepada ku. Aku takkan pernah bisa melupakan itu... 
Aku sayang kamu...